Viral...Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Phinisi Jalan Sudirman Jakarta, Tempatnya Fotogenik

Опубликовано: 20 Февраль 2025
на канале: Padi Salibu Anam
243
38

Hai Sabahat semua kembali lagi bersama paysaija channel. Kali ini kita berada di kawasan jalan sudirman. Kawasan gedung perkantoran Sudirman, Jakarta Pusat, yang menjadi tempat para pekerja mencari nafkah.
Setelah lelah bekerja seharian, maka alangkah lebih serunya berkunjung ke Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pinisi yang menghubungkan kawasan barat dan timur Sudirman, yang bisa menjadi salah satu alternatif untuk melepas penat. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, bertemakan Kapal Pinisi menjadi ikon baru Ibu Kota DKI Jakarta.
Jembatan Penyeberangan Orang dan Sepeda (JPOS) Phinisi di Karet Sudirman telah resmi menambah daftar fasilitas umum yang fotogenik. Jembatan ini tidak hanya diperuntukkan untuk penyeberangan orang biasa, melainkan juga sepeda, dan para penyeberang berkebutuhan khusus.
Dilihat sepintas, jembatan ini memiliki ciri khas menarik. Sebuah anjungan menyerupai sebuah kapal seakan berada di tengah-tengah Jalan Jenderal Sudirman, Karet, Jakarta Pusat tersebut. Pengguna jembatan dapat melintas menggunakan tangga yang cukup lebar, sekitar 2,4 meter. Sedangkan tak jauh dari tangga, terdapat sebuah lift yang berukuran luas. Lift itu hanya diperkenankan untuk pengguna disabilitas, lansia, ibu hamil, hingga JPO ini diperuntukkan juga bagi para pesepeda yang hendak menyeberang, lantaran dulunya sepeda hanya bisa menyeberang di Bundaran Senayan atau di Bundaran HI. Dengan adanya jembatan penyeberangan sepeda ini, sepeda sebagai alat transportasi bisa punya akses di tengah untuk berpindah dari sisi barat ke timur atau sisi timur ke barat,
Dari tengah jembatan, pengunjung dapat naik satu lantai ke atas menuju 'kapal'. Sebelum menaiki tangga, terdapat dua buah layar sensor beban. Di sana tertulis, anjungan tersebut hanya memiliki kapasitas maksimal 50 pengunjung. Namun, saat didatangi pada Sabtu sore, sensor beban hanya menunjukkan angka batas kapasitas 50 orang. Sedangkan, kotak penunjuk jumlah orang yang berada di anjungan, tidak menyala. Beranjak dari sensor beban, sebelum tiba di anjungan, pengunjung akan disambut dengan sudut apresiasi. Di sana, tertulis sejumlah nama-nama yang mungkin tak familiar terdengar di masyarakat. Nama-nama itu adalah para tenaga medis yang telah berpulang saat berjuang membantu Indonesia melawan Covid-19 selama dua tahun terakhir.
"Galeri apresiasi didedikasikan untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan tenaga medis dalam menangani pandemi Covid-19. Sebagian dari mereka telah berpulang, dan nama-nama mereka dipatri permanen di tempat ini sebagai bentuk penghargaan. ini kemudian menjadi satu tempat untuk mengekspresikan rasa hormat kita, penghargaan kita kepada para tenagamedis yang telah menjadi pertahanan terakhir kita untuk menyelamatkan sesama. Selanjutnya, pengunjung bisa melanjutkan langkah ke anjungan yang seakan berada di atas sebuah kapal di antara lautan gedung pencakar langit di kawasan Sudirman.

Di atas 'kapal', pengunjung bisa berfoto dengan latar gedung-gedung, jalan raya, hingga langit Jakarta. Sementara, dengan beratapkan kaca gelap, pengunjung tak perlu khawatir akan hujan yang turun selagi berfoto. Jika berkunjung di malam hari, pengunjung akan lebih dimanjakan dengan pemandangan JPOS Phinisi dalam wujud lampu warna-warni yang futuristik. Berfoto di malam hari tentunya akan memberi pengalaman berbeda, khususnya pengalaman di balik lensa. Tak hanya lampu di JPOS, kerlap-kerlip lampu dari gedung pencakar di sekitarnya pun akan menambah estetik pemandangan.

Pemprov DKI Jakarta mulai merancang revitalisasi JPO tersebut pada 2019. Revitalisasi rampung pada Desember 2021.
Beranjak ke atas, warna oranye mulai mendominasi pandangan. Mengawali langkah, akan terlihat dua jalur yang akan menyatu di tengah. Satu jalur untuk pejalan kaki, satu jalur untuk peseda. Jalur itu akan kembali terpecah menuju sisi seberang. Di tengah jembatan, terdapat sebuah anjungan yang menyerupai sebuah kapal. Warna oranye dan hitam masih mendominasi 'kapal' itu.

Acoustic folk instrumental by infraction (no copyright music )/ the farmer
YouTube channel : infraction no copyright music
   • Acoustic Folk Instrumental by Infract...  

Music Background :
Song: Janji Feat. Johnning - Heroes Tonigh
Heroes Tonigh by Janji Feat. Johnning is licensed under a Creative Commons License.
Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported (CC BY-NC-SA 3.0)
Music supported by #BackgroundMusicWithoutLimitations

tag : jpo,jpo phinisi, jpos phinisi,jpo phinisi Sudirman,jpo jakarta,jpo phinisi Jakarta,jpo phinisi Sudirman jakarta,jpo,jpo phinisi, jpos phinisi,jpo phinisi Sudirman,jpo jakarta,jpo phinisi Jakarta,jpo phinisi Sudirman jakarta,jpo,jpo phinisi, jpos phinisi,jpo phinisi Sudirman,jpo jakarta,jpo phinisi Jakarta,jpo phinisi Sudirman jakarta,jpo,jpo phinisi, jpos phinisi,jpo phinisi Sudirman,jpo jakarta,jpo phinisi Jakarta,jpo phinisi Sudirman jakarta,jpo,jpo phinisi, jpos phinisi,jpo phinisi Sudirman,jpo jakarta,jpo phinisi Jakarta,jpo phinisi Sudirman jakarta,jpo